Itha Rusly’s Blog

imageJo semoga Allah selalu melimpahkan Rahmatnya untukmu.. Aamiin 🙏🏻🙏🏻   Teman kece di tim photografer letting 03 setiap kali trip, yang sebelum memulai foto harus nyela dulu 😅😅. Teman kesayangan yang paling perhatian, semoga tahun ini jauh lebih bahagia ya. Menjadi dewasalah, bersiaplah menjadi yang terbaik sebelum mencari orang baik. Pantaskanlah dirimu lalu bersiaplah untuk segala kemungkinan

Maafkan temanmu yang satu ini karna tidak pandai dalam hal ucapan ucapan,, semangat selalu teman !!!💪🏻🎉🎂🎈💙

Advertisements

July 25, 2016 at 1:53 am Leave a comment

18Desember15

Selamat Ulang Tahun Itha Rusli,, Selalu bersyukur kepada Tuhan semesta alam, semoga menjadi hambamu yang taat kepadaMu, kepada kedua orang tuaku terima kasih untuk hidup yang begitu indah yang tlah engkau berikan dan mohon maaf untuk semua kesalahan2kun selama hidup, semoga bisa membahagiakan kalian,, terima kasih untuk keluarga, shabat, teman, rekan semua adalah rantaian semangat hidup,,
Semoga panjang umur, sehat selalu, rezqi di lancarkan, semoga disegerakan jodohnya, semoga kedepannya lebih baik.. Semua doa doa dijabah Allah SWT

Yg harus dicapai (more…)

December 17, 2015 at 11:53 pm 1 comment

03 Ditahun-tahun berikutnya


percakapan ini di mulai saat mengirimkan kk Jo link tempat wisata Bandung Dusun Bambu dan Farm House Lembang rencanya buat trip 03 berikutnya dan semoga selalu ada perjalanan yg menyenangkan dan semoga Rezki kita semua dilancarkan.. Aamiin … dan kemudian bbm pun berlanjut seperti ini:

Johan Sah: Hummm…bisa doi ra tongan (ini bahasa duri, bahasa daerah Enrekang artinya “bisa tapi yg menentukan adalah uang”)

Me: Tertariko toh? Ambai bisa ke pete2 langsung di carter lek? Waktu di bandungka modal pete2, Murah2 jie tiket masuk toh, pesawat yang Mahal

Johan Sah: Liburan honeymoon cocok itu

Me: Cocok sm teman2 klo Bandung, klo honeymoon cocok di Bali cuman waktu kita kesana tempat2 yg bagus banyak terlewatkan

Johan Sah: Marongka ki kana (“kita orangnya ribut”)

Me: Ndk papa jie ribut

Johan Sah: Na susi kua sepi 2 itu tempat (“sepertinya tempat itu sepi”)

Me: Klo bandung tempat wisatanya kebanyakan di lembang semua,, Bah tidak jie

Bbm pun mulai kacau,,

Johan Sah: Adapi istriku baru kesituka,, Hahaaaa

Me: behhhh, Ku coret mako pade di next trip berikutnya wkwkwkwkw, kawah putih juga keren

Johan Sah: Capai ku di coret?

Me: Kan mukua adapi istrimu, Artinya mau ko hanymoon, Ndk bisa di ganggu, Atau saya juga bawa suamiku lek (saya paling suka kata-kata ini 😂😂😂😂)

Johan Sah: Hahaaa…cocokk

Me: Wkwkkwkwwk Hendi bawa anaknya, Dewi ndk bisa ikut ka dilarang suaminya *ROTFL*

Johan Sah: Hahaaahahaa=)) =)) =)) =)) =)) \=d/ \=d/ \=d/ \=d/ Laba’ i istri2 takut suami

me: Bari di bawa karna mau jadi sopir tak lek, Ibu ira dengan siswanya*ROTFL*

Johan Sah: anggomo sa pang pecutan

Me: *ROTFL* *ROTFL* *ROTFL* *ROTFL* *ROTFL* *ROTFL* *ROTFL* *ROTFL* *ROTFL*

Johan Sah: jammi juga ibu ira sa bojoki mangsede tarru, Leni juga ndak usah karena sembarang bang napau (“sembarang saja dia bilang”) (more…)

December 14, 2015 at 11:13 pm Leave a comment

Shodaqoh,,

  

KISAH NYATA :

Ada seorang tukang becak, yang sudah cukup sepuh (tua), beliau tinggal di daerah Dinoyo (Malang, Jatim)., Setiap hari Jum’at, ia menggratiskan tarif becaknya, dengan niat shodaqoh.. Suatu kali, pada hari Jum’at, ada seorang pria bapak-bapak yang jadi penumpangnya. Pria itu naik becak jarak dekat saja, tanpa tawar-menawar, pria itu membayar tarif becak yang di tumpanginya dengan uang 20ribu, tetapi langsung ditolak sama bapak tukang becak, beliau bilang :

“Kulo ikhlas Pak, pun usah dibayar, kula sagete shodaqoh nggeh ngeten niki..”..”(Saya ikhlas Pak, sudah jangan dibayar, saya cuma bisa shadaqoh dengan cara seperti ini..).”

Si penumpang pun kaget, tapi karena terburu-buru, Pria itu langsung pergi begitu saja, setelah mengucapkan terima-kasih. Pekan berikutnya, pada hari jumat pula, Pria itu bertemu lagi dengan tukang becak yang sama pada Jum’at lalu. Setelah diantar ke tempat tujuan, Pria itu menyodorkan uang 200ribu, atau 10x lipat dari shodaqoh tukang becak kepada pria ini Jum’at lalu, untuk tarif becaknya. Tukang becak yang sudah sepuh ini pun menjawab dengan tenang :

“Insyaallah.. Kulo ikhlas pak.. Kulo sagete shodaqoh nggih namung ngeten niki,, ngateraken tiyang.”,, “(Insyaallah.. Saya ikhlas Pak.. Saya cuma bisa shadaqoh dengan cara seperti ini,, mengantarkan orang..).”

Karena merasa aneh, Pria yang menumpang itu menimpali: “Lha kalau begini terus, Istri, dan Anak bapak makan apa.!? Kenapa nggak mau dibayar..?!” Tukang becak itu pun menjawab :

“Alhamdulillah, Rayat kulo nggih sami ikhlas menawi saben Jum’at kula shodaqoh ngeten niki..”.”(Alhamdulillah, Istri saya pun sama-sama ikhlas jika tiap hari Jum’at saya bershodaqoh dengan cara ini..)”

“Oh,, jadi Bapak nggak mau di bayar pada hari Jum’at saja..!?” Tanya si penumpang memastikan.

“Nggeh, Pak”

“Rumah bapak dimana?” Tanya penumpang penasaran..

“Wonten Dinoyo Pak, wingkingipun bank..”.”(Tinggal di Dinoyo Pak, sebelah belakang bank..)”

Hari pun berlalu, dan di hari Jum’at berikutnya, Pria penumpang becak yang penasaran ini mencari rumah Tukang becak itu. Setelah menyusuri gang sempit sebelah gedung bank di daerah dinoyo, akhirnya Pria itu ketemu juga dengan rumah sederhana milik Tukang becak yang di carinya. Setelah mengetuk pintu, keluarlah seorang wanita yang sudah tua, masih menggunakan mukena. Hatinya tergetar… batinnya menangis.. betapa selama ini, ia yang sangat di cukupi kebutuhannya oleh Allah s.w.t, malah jarang bersimpuh kepada-Nya.

Jangankan sedekah, dan sholat dhuha, sholat wajib saja masih sering ia tinggalkan.. Ia pun mencium tangan wanita tua itu, lalu meminta idzin untuk meminjam KTP bapak, dan ibu sekalian.

“Bapak tasik siap-siap badhe sholat Jum’at, niki KTP-ne damel nopo nggeh..!!?”

“(Bapak masih melakukan persiapan untuk sholat Jum’at, ini KTP nya, kalau boleh tau buat apa ya..!?)

“Bu, bapak, dan juga ibu telah membuka mata hati saya, ini jalan hidayah yang telah Allah s.w.t anugerahkan kepada saya. Insyaallah, Bapak, dan Ibu saya daftarkan untuk naik haji ONH Plus bersama saya, dan istri, mohon di terima ya, Bu..”

==============

Masya Allah..

sungguh maha pemurah Allah s.w.t yang membalas kebaikan-kebaikan kecil, dengan kebaikan-kebaikan yang lebih besar.

=============

Sumber  line “Teladan Rasul”

August 23, 2015 at 2:14 am Leave a comment

Buku dari Bos 

 

Pulang ke rumah, masuk kamar, duduk di samping meja tiba-tiba melihat buku ini,, tiba-tiba perasaan aneh (*sebenarnya perasaan ini tdk bisa saya deskripsikan),,, membacanya sedikit dan akhirnya tersadar buku ini ternyata masih sangat baru,,, 

Ini buku pemberian dari Pak Arul mantan bos saya di kantor tempat saya dulu bekerja,   (Trima kasih pak Arul), sekitar 2 tahun lalu,, buku ini harusnya sdh kusam,, karna buku ini masih baru akhirnya saya teringat 2 bulan kemarin dimana hari terakhir saya bekerja, ketika pamit dan salaman dengan pak Arul dan berkata seperti ini kepada saya “Tak banyak-Banyak sholat Sunnah,,,!!”, mungkin karna pak Arul tau bahwa saya belum membaca buku ini sampai tuntas, apa lagi melaksanakan apa yg ada dalam buku ini,,, !!! 

August 15, 2015 at 4:14 pm Leave a comment

Wita Cun

Malam ini melepas stress dengan mereka, yah ka’ najma dan sang kekasih, ratih citra dengan gaya alaynya,, wita yang lagi belajar tegar,, dan saya sendiri yg biasa2 saja wkwwkwkkwkww

Apa juga ini suasananya, lagunya lagu menguatkam semua,, untuk wita kali yah,, gak usah di bahas masalahnya disini,, aku suka bangat pas lagu yang ini! Cun jangan tersinggung yah, intinya wanita yg bisa lapang dada itu adalah wanita hebat, kuat dan langka

Lapang Dada by Sheila on7

Apa yang salah dengan lagu ini

Kenapa kembali ku mengingatmu

Seperti aku bisa merasakan

Getaran jantung dan langkah kakimu

Ke mana ini akan membawaku

Kau harus bisa

Bisa berlapang dada

Kau harus bisa

Bisa ambil hikmahnya

Karena semua

Semua tak lagi sama

Walau kau tahu dia pun merasakannya

Di jalan yan setapak kecil ini

Seperti ku mendengar kau bernyanyi

Kau tahu kau tahu

Rasaku juga rasamu

Kau harus bisa Bisa berlapang dada

Kau harus bisa Bisa ambil hikmahnya

Karena semua

Semua tak lagi sama

Walau kau tahu dia pun merasakannya

Ke mana ini akan membawaku

Aku takkan pernah tahu

Kau harus bisa

Bisa berlapang dada

Kau harus bisa

Bisa ambil hikmahnya

Karena semua

Semua tak lagi sama

Walau kau tahu dia pun merasakannya

Mengirim cahaya untukmu

August 13, 2015 at 2:09 pm Leave a comment

Renungan

Assalamu’alaikum Ukhti…”
Bagaimana kabar imanmu hari ini? Semoga hatimu masih dalam tuntunan dan Rahmat-Nya.

Ukhti… Jika kamu selalu murung dan menyesali apa yang tengah melandamu saat ini, mungkinkah kamu bisa saja disebut sebagai hamba-Nya yang kurang bersyukur???

Ukhti… engkau adalah gadis belia yang cantik dan manis, keinginanmu untuk menikah adalah atas izinnya, tapi satu hal yang selalu kita lupa ukht… apa yang menjadi Izin-Nya tak berarti menjadi Ridho-Nya. Jangan ukhti… jangan engkau selalu meratapi dan menyesali apa yang telah berlaku dalam hidupmu, Allah punya rencana indah di atas rencana. Apa yang kamu alami sudah menjadi Rencana-Nya, dan di atas Rencana-Nya, Allah mempunyai Rencana lain untukmu ukhti. Sadarilah bahwa Allah Subhaanahu wa ta’ala adalah sebaik-baiknya Dzat Perencana.
“Dan berencanalah kalian, Allah membuat rencana. Dan Allah sebaik-baik perencana.” (Ali Imran: 54)
Cinta memang terkadang membuat kita lupa akan Kebesaran-Nya, taukah kau ukhti…

Cinta yang Hakiki adalah cinta karena-Nya, jika cinta dalam hatimu datang semata-mata karena-Nya, engkau pun harus ikhlas meninggalkan cinta semata-mata karena-Nya. Cinta yang suci itu cinta yang tak pernah tersentuh oleh “cinta” sebelum cinta itu menjadi kehalalan bagi penikmatnya, sekalipun cinta itu hanya ada dalam kata-kata. Bisa jadi apa yang engkau alami saat ini adalah sebuah teguran sebagai bentuk rasa Cinta-Nya terhadapmu Ukhti. Mungkin selama ini engkau lupa bahwa apa yang kau jalani bersama seseorang yang engkau kagumi bukanlah sebuah tindakan yang di-Ridhai-Nya. Dan Allah sedang memberikan Petunjuk-Nya kepadamu… “Maka Allah menyesatkan kepada siapa saja yang Dia kehendaki, dan memberikan petunjuk kepada siapa saja yang Dia kehendaki… (QS. Ibrahim: 4)
Ukhti mungkin engkau akan bertanya-tanya atas ujian yang melanda hatimu saat ini. Kenapa engkau diuji?? Allah telah menjawab dalam Al-Qur’an ukht: “Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; “Kami telah beriman,” sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang yang benar dan, sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” – (QS. Al-Ankabut ayat 2-3)
Dan jika engkau bertanya: Mengapa aku tak dapat apa yang aku idam-idamkan?
Allah juga telah menjawab dalam Al-Qur’an: “Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” – (QS Al-Baqarah ayat 216)
Sungguh Maha Benar Allah atas segala Firman-Nya. Bersyukurlah ukhti, karena itu kunci pembuka Rahmat-Nya, Allah sedang mengetuk hatimu, lihatlah bagaimana Allah sangat mencintaimu ukht, Allah sedang memanggilmu untuk segera kembali ke jalan yang di-Ridhai-Nya.

“Wassalamu’alaiki yaa Ukhti”

June 27, 2015 at 3:55 pm Leave a comment

Older Posts


Kalender

October 2017
M T W T F S S
« Jul    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Categories

Recent Posts

My Yahoo!